»

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 17 April 2014

Apa itu ADB?

Bagi para pemula maupun pemakai android baru pasti bingung bahkan tidak tahu tentang istilah ADB. Namun bagi para 'oprekers', istilah ADB ini amat sangat dekat dan akrab. Karena ADB ini menjadi mainan wajib. Untuk itu perlu bagi kita mengenal ADB lebih dalam.

Apa itu ADB?
Yaitu singkatan dari 'Android Debug Bridge'. ADB ini merupakan antarmuka berbasis terminal (command line) untuk berinteraksi dengan sistem file pada gadget. Dia menjembatani komunikasi antara komputer dan gadget. Karena Android platform berbasis Linux, command-line adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan dan memanipulasi akses root. Namun sistem ini juga dapat dilakukan sendiri oleh gadget melalui terminal emulator.

Perintah-perintah untuk eksekusi ADB di terminal hampir sama dengan perintah-perintah dasar pada linux. Misalkan perintah 'rm' untuk remove (delete file) ataupun 'mv' untuk move (cut file) dan masih banyak lagi.

Bagaimana cara menginstall dan menggunakan ADB?
- Doanload ADB
- Extract di drive C:\adb
- Download driver ADB untuk gadget anda (cari di mbah google). Contoh: 'adb driver galaxy s3'
- Install driver
- Bisa di cek di devices manager


- Pada gadget, Masuk 'Pengaturan', pilih 'Pengaturan Pengembangan' kemudian centang 'Mendebug USB'
- Colokkan USB ke komputer
- Buka Command Prompt dengan cara tekan [Tombol Windows + R] pada keyboard komputer
- Ketik cmd kemudian enter
- Pada command prompt 
- Ketik cd \adb
- kemudian adb devices

- Jika koneksi antara komputer dan adb sukses, maka ada device pada kolom attached.


- Selanjutnya silahkan dalami perintah ADB disini

Semoga bermanfaat

Kamis, 18 Juli 2013

Apa itu Recovery?

Sebagian pemegang android mungkin tidak tahu sama sekali tentang ini, atau mungkin pernah tapi tidak tahu, atau mungkin malah sudah pernah mengoperasikan tapi tidak mengerti maksudnya. Bagi para ahli dan yang sudah terbiasa 'oprek' android tentunya akan paham karena ini merupakan langkah awal sebelum kita melakukan operasi sistem android.

Recovery merupakan sistem yang sudah tertanam dalam OS Android sendiri. Yaitu sistem yang berfungsi sebagai rom manager (backup/restore) sistem, reset data, membersihkan cache, update sistem bahkan sampai ke upgrade versi android.

Adanya sistem ini tergantung dari pengembang gadget itu sendiri. Ada yang sudah bundling dengan gadgetnya hingga tidak perlu di install dan ada juga yang harus di install terlebih dahulu. Cara menginstall sistem recovery ini biasanya dengan cara flashing, yaitu menginjek sistem tambahan dari luar dengan software-software tertentu.

Ada cara tersendiri untuk masuk ke mode recovery. Di setiap gadget tentunya berbeda-beda. Namun kebanyakan gadget mengkombinasikan beberapa tombol semisal kombinasi tombol [Vol +] dengan [Power]. Ada juga yang menggunakan sistem aplikasi untuk masuk ke recovery.

Sistem ini sendiri telah dikembangkan oleh pengembang sehingga sistem ini dapat digunakan semaksimal mungkin. Sistem recovery yang paling populer di kalangan andoid dan sampai sekarang terus berkembang yaitu Clockworkmod Recovery atau dikenal dengan CWM.

Demikiankah sedikit info tentang recovery, semoga info ini dapat membantu dan menambah pengethuan kita tentang android.

Selasa, 16 Juli 2013

Cara Check Root Android

Android saya sudah berhasil di root apa belum ya?
Ini pertanyaan yang sering muncul dibenak kita ketika kita barus saja menyelesaikan proses rooting. Ya... kadang-karang proses root yang kita lakukan tidak sepenuhnya selesai dan berhasil. Beberapa penyebabnya karena bahan yang kita gunakan tidak sesuai dengan device android kita, bisa juga exloitnya tidak cocok.

Saya juga sering mengalami hal-hal demikian ketika rooting beberapa device. Proses rooting selesai, aplikasi Superuser pun sudah terinstall namun 'command su' tidak bekerja. Ada juga yang hanya Superuser saja yang terinstall layaknya kita mengeksekusi file apk biasa.

Solusinya ada sebuah aplikasi yang sangat simple dan sangat mudah digunakan. Tidak membutuhkan waktu lama, root akses dapat kita check dengan akurat. Sebuah aplikasi bernama Root Checker Pro dapat membatu kita mengetahui atau mengecheck proses rooting telah sempurna atau tidak.

Applikasi yang dibuat oleh joeykrim ini tidak hanya dapat mengecheck root saja, aplikasi ini juga dapat mengecheck instalasi busybox.

Hanya dengan satu kali klik verify root, kemudian warna text berubah menjadi hijau kemudian "Congratulation! You have root access!" berarti android kita sudah berhasil root.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.joeykrim.rootcheckp
download Root Checker Pro


Senin, 15 Juli 2013

Cara root menggunakan SuperOneClick

Salah satu cara yang paling mudah untuk mendapatkan access ROOT untuk divice kita yaitu dengan aplikasi SuperOneClick. Ya.. sesuai dengan namanya, sekali klik untuk superuser. Sangat mudah dan cepat. Namun ingat, sebelum kita melangkah lebih jauh, ada beberapa hal yang ingin saya ingatkan.
Root dapat menghilangkan garansi service.

Tanpa panjang lebar, langsung saja kita menuju cara menggunakannya.
1. Silahkan download SuperOneClick di link yang sudah saya sediakan dibawah.
2. Extractlah file yang sudah didownload.
3. Pastikan driver Hp Android kita sudah terinstall di komputer.
4. Pastikan Hp Android kita sudah dalam keadaan Debugging Mode (Adb mode). Caranya pilih Pengaturan » Perkembangan » centang Mendebug USB. Atau Pengaturan » Aplikasi » Perkembangan » centang Mendebug USB (untuk android dibawah 2.2)
5. Sambungkan Hp Android ke komputer melalui kabel USB. Tunggu sampai debugging selesai.
6. Jalankan Superoneclick.exe.
7. Klik tombol Root
8. Harap tunggu. Jika keluar kata "Success!" berarti proses nge-Root sudah berhasil.
 9. Restart device android kita
10. Selamat!. dan silahkan cek akses Root (caranya klik disini)

download SuperOneClick 2.3.3

Peringatan !
Pahami dan teliti sebelum anda mengikuti trik yang kami sajikan. Team cara-root.blogspot.com tidak bertanggung jawab atas kerusakan device akibat tutorial ini. Do With Your Own Risk.

Minggu, 14 Juli 2013

Pengetahuan tentang root

Apa itu Root ?

Bagi teman-teman yang sudah terbiasa dengan linux pasti sudah tidak asing dengan kata ROOT. Terkadang istilah ini disebut dengan Superuser. Maksudnya seperti "administrasi" dalam suatu sistem. Idealnya bisa dibilang user yang memiliki akses penuh dan tidak terbatas atas suatu sistem maupun program untuk mengubah, menghapus, mengedit, bahkan menjalankan semua perintah yang restricted (dilarang) pada sistem tersebut. Sedangkan nge-Root berarti upaya seseorang untuk mendapatkan akses tanpa batas tersebut (dari user biasa menjadi superuser).  

Mengapa kita harus nge-Root android kita?

Banyak sekali kegunaanya. Contohnya kita bisa lihat-lihat isi memori internal android kita bahkan kita bisa mengubah atau menghapus datanya termasuk data dari bawaan device android kita. Kebanyakan orang menggunakan akses ini pada device android yaitu untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan akses Root, menaikkan kinerja prosesor device diatas standarnya (overclock) dan mem-backup aplikasi bawaan. Dan masih banyak lagi kegunaannya.

Ada resiko nggak ya kalau Hp kita di Root? 

Upaya kita untuk nge-Root berarti kita sudah melampaui akses yang diberikan oleh manufaktur device. Tentunya ini pasti ada resikonya. Service Center akan menolak garansi ketika device kita dalam keaadan Root. Akan tetapi kita tidak perlu khawatir device kita bisa dikondisikan lagi seperti semula. Nah... proses ini dinamakan Unroot.

Semoga info ini dapat bermanfaat untuk kita semua, dan dapat menambah pengetahuan kita tentang root.